Kamis, 17 Oktober 2013

PLN BERSIH~ NO SUAP, KORUPSI, GRATIFIKASI !

Sebelumnya penulis ingin mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-68 untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengurusi semua aspek ketenaga listrikan yang ada di Indonesia yaitu Perusahaan Listrik Negara atau yang kerap disingkat sebagai PLN.


PLN yang memegang peranan strategis sebagai penyedia tunggal energi listrik di Tanah Air, harus terhindar dan bersih atas segala upaya suap, korupsi dan gratifikasi oleh pihak-pihak yang ingin terhindar dari tanggung jawab. Sebelum kita membahas lebih jauh, alangkah baiknya kita paham dan mengerti apa itu arti suap, korupsi dan gratifikasi.

SUAP

     Suap dalam berbagai bentuk, banyak dilakukan di tengah-tengah kebidupan bermasyarakat.
Bentuk suap antara lain dapat berupa pemberian barang, uang sogok dan lain sebagainya. Sedangkan menurut Pasal 3 UU 3/1980 definisi suap adalah sebagai berikut
“Barang siapa menerima sesuatu atau janji, sedangkan ia mengetahui atau patut dapat menduga bahwa pemberian sesuatu atau janji itu dimaksudkan supaya ia berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu dalam tugasnya, yang berlawanan dengan kewenangan atau kewajibannya yang menyangkut kepentingan umum”
Adapun tujuan suap adalah untuk mempengaruhi untuk pengambilan keputusan dari orang atau pegawai atau pejabat yang disuap.

KORUPSI

       Pada era saat ini, korupsi seakan-akan menjadi sebuah istilah yang sudah biasa kita dengar dikalangan masyarakat, media maupun social. Tetapi sebagian besar dari kita masih belum mengetahui dan paham secara mendalam pengertian daripada korupsi. Istilah korupsi awalnya berasal dari bahasa latin “corruption dan corruptus” yang mempunyai arti buruk, bejat, menyimpang dari kesucian, perkataan menghina, atau memfitnah. Sedangkan pengertian korupsi dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia oleh W.J.S.Poerwadarminta, adalah sebagai perbuatan curang, dapat disuap, dan tidak bermoral.
Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), korupsi adalah penyelewengan atau penggelapan uang Negara atau perusahaan dan sebagainya untuk kepentingan pribadi, kelompok maupun orang lain. Sedangkan di dunia Internasional pengertian korupsi berdasarkan Black Law Dictionary adalah Suatu perbuatan yang dilakukan dengan sebuah maksud untuk mendapatkan beberapa keuntungan yang bertentangan dengan tugas resmi dan kebenaran-kebenaran lainnya “sesuatu perbuatan dari suatu yang resmi atau kepercayaan seseorang yang mana dengan melanggar hukum dan penuh kesalahan memakai sejumlah keuntungan untuk dirinya sendiri atau orang lain yang bertentangan dengan tugas dan kebenaran-kebenaran lainnya. Singkatnya menurut saya tindakan korupsi adalah mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya.

GRATIFIKASI

             Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Gratifikasi diartikan sebagai pemberian dalam bentuk uang atau uang sogok kepada pegawai negri. Dalam arti yang lebih luas gratifikasi tidak hanya dalam uang saja, tetapi dapat dalam berupa pemberian barang atau hadiah, discount, komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma dan fasilitas lainnya yang diberikan kepada pegawai negri atau pejabat Negara yang pemberian tersebut dianggap ada hubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya sebagai pegawai negeri atau Pejabat Negara.
Perbuatan gratifikasi dilakukan oleh seorang kepada pihak lain baik pegawai negeri, Pejabat Negara maupun kepada pihak lain yang mempunyai kewenangan atau kekuatan. Pemberi gratifikasi memperoleh hak-hak, kemudahan atau fasilitas tertentu yang berbeda daripada yang sudah diterapkan. Perbuatan gratifikasi pada hakikatnya bertentangan dengan norma social, agama dan moral. Dengan kata lain tindakan gratifikasi ini bertentangan dengan kepentingan umum serta menimbulkan kerugian untuk masyarakat dan membahayakan keselamatan Negara.
Tindakan-tindakan di atas tersebut seharusnya dihindari oleh pihak PLN, dikarenakan PLN sebagai BUMN yang mana bekerja atas nama Negara untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat warga Indonesia harus benar-benar terhindar dari kegiatan Suap, Korupsi dan Gratifikasi. Tindakan seperti itu sangat merugikan masyarakat dan mengancam kehidupan Negara. Belum lama ini PT PLN Persero berkomitmen menjadi perusahaan yang efisien dan bersih dari korupsi, sebab BUMN kelistrikan ini memegang peranan strategis sebagai penyedia tunggal energi listrik di Tanah Air. Dengan adanya komitmen tersebut PLN menggagas pemikiran baru yaitu Collection Action Initiative.  Pengertian dari Collection Action Initiative adalah sebuah mekanisme kesepakatan bersama yang dilaksanakan sekelompok pelaku usaha untuk menolak segala aspek penyuapan, gratifikasi, kick-back dalam praktik bisnis mereka.


Semoga saja pihak PT PLN Persero benar-benar dapat menerapkan dan mengimplimentasi gagasan tersebut, saya yakin bahwa PT PLN Persero akan menjadi BUMN yang bisa dipercaya oleh masyarakat luas Indonesia dan terlebih jika tidak ada suap, korupsi dan gratifikasi dari pihak PLN, maka jangkauan listrik di Negara tercinta Indonesia ini sudah bisa menggapai kampung-kampung di pelosok seluruh tanah air. Tidak hanya itu, dana yang benar-benar tanpa adanya korupsi bisa dimaksimalkan untuk perbaruan alat-alat guna untuk mengembangkan fasilitas pelayanan listrik terhadap masyarakat, listrik masuk keseluruh pelosok negeri dan menjangkau seluruh pedesaan di Indonesia, dan serta tidak ada lagi istilah “mati lampu”.  Ayo bantu PLN untuk cegah suap, korupsi dan gratifikasi sekarang juga!!!.


Kamis, 06 Juni 2013

Tips melawan penjahat yang lebih kuat dari kita

Hallo semua...
Beberapa hari yang lalu lebih tepatnya tanggal 6 Juni 2013 teman saya yang bernama Irkham (http://irkhamzamzuri.blogspot.com/ ) dihadang dan diperas uangnya di daerah Pingit Jogjakarta oleh 2 orang pemuda dewasa yang lumayan tua sekitar umur 30an pada saat malam hari sekitar pukul 22.00 Wib. Teman saya tersebut tidak tahu pasti orang tersebut, dikarenakan mereka menggunakan helm beserta slayer yang digunakan untuk menutupi hidung dan mulutnya. Dengan menggunakan senjata tajam pemuda tersebut mengarahkan ke perut teman saya, dan tersentak seraya mereka sambil meminta harta yang Irkham bawa. Irkham yang berpikir daripada nyawa yang melayang tanpa pikir panjang langsung menyerahkan uang yang mereka minta tersebut, untungnya kata teman saya uang yang Irkham bawa di saku celana hanya 100 Ribu, dan harta lainnya seperti dompet dan handphone, Ia taruh di jok sepeda motornya. 

Setelah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan Irkham dipaksa pergi dengan membunyikan klakson sepeda motornya, mungkin modus ini agar orang yang melihat aksi mereka tidak merasa curiga, karena dengan membunyikan klakson sepeda motor orang menyangka bahwa mereka berteman. Setelah itu Ia dengan segera pulang ke kostannya. Dari inilah saya ingin membahas cara untuk melindungi diri sendiri dari ancaman orang jahat yang tidak kita inginkan. 

Di dunia yang tidak ideal ini terkadang kita musti berhadapan dengan situasi yang tidak kita inginkan.
Situasi itu seperti bertemu dengan preman, pemalak atau penodong yang berniat jahat pada diri kita.

Kebanyakan orang mungkin hanya akan pasrah dan menyerahkan harta bendanya buat diambil asalkan dia selamat, namun hal ini tentu tidak bisa dibiarkan terus terusan selain belum tentu semua orang itu kaya dan harta bendanya yang tidak seberapa mau diambil paksa begitu tentu musti dipertahankan dan selain itu juga bakal membuat profesi preman atau pemalak tambah merajalela karena mereka merasa dipermudah.

Cara terbaik adalah dengan melawan dan menghadapi perbuatan jahat itu dengan kekuatan ditambah pengetahuan tentang cara bertarung praktis dari tulisan di bawah ini nanti. Referensi tulisan di bawah ini berasal dari forum-forum yang telah saya baca.
Tips ini selain bisa digunakan buat berhadapan dengan preman atau pemalak bisa juga untuk dipraktekan dalam menghadapi kelompok genk di sekolahan yang suka memeras atau mengerjai orang.

Pesan saya, jangan pernah lakukan perlawanan jika dirimu tidak betul-betul dalam situasi terdesak atau disaat yang sama ada teman, keluarga atau kekasihmu yang juga terancam, lawanlah dengan penuh tekad serta keteguhan untuk luka atau melukai, karena setengah-setengah dalam melawan hanya akan membuat situasi makin buruk, lakukan dengan total atau tidak usah sama sekali!
Tips ini awalnya ditulis oleh Saudara Julius Khang dan dikirim oleh rekan-rekan Taekwondo. 

Ada beberapa prinsip yang harus kita ingat dalam bela diri praktis, antara lain : 

Tidak ada aturan. 
No Rules!
Ini bukan pertandingan persahabatan di gelanggang yang menjunjung tinggi sportifitas. Tidak ada aturan bagi siapa pun yang melibatkan diri di dalamnya. Penyerang Anda tidak akan pusing memikirkan aturan, dan Anda pun sebaiknya melupakan segala aturan. 

Anda tidak perlu memikirkan nasib lawan. 
Orang yang menyerang Anda tiba-tiba di jalan tidak akan memikirkan keselamatan Anda. Karena itu, saya sarankan Anda mengesampingkan semua aspek moralitas barang sejenak dan memprioritaskan keselamatan pribadi di atas segalanya. Lagi pula, tidak ada jaminan Anda hanya akan diserang oleh satu orang. 

Hindari bergumul. 
Bergulat gaya Royce Gracie di UFC dulu memang kelihatannya keren, tapi sebaiknya jangan digunakan. Akan menjadi masalah besar jika Anda bergumul dengan lawan secara rapat, sementara ia menyimpan sebilah pisau di saku celananya. Kalau ia sempat meraih saku, tamatlah sudah. 
Di samping itu, bergumul dengan satu orang akan sangat membahayakan jika lawan Anda banyak. Sementara Anda bergumul dengan yang satu, datanglah yang lain. Namanya juga penjahat, tentu tidak sportif! 

Jangan terintimidasi. 
Jangan terpengaruh dengan suaranya yang menggelegar, kata-katanya yang kotor, wajahnya yang jelek, atau tubuhnya yang penuh tato. Anda mesti ingat bahwa manusia yang merasa perlu mengintimidasi orang lain adalah manusia yang memiliki rasa takut dalam dirinya. Andaikan ia memiliki kekuatan besar, misalnya bisa meremukkan pohon beringin, maka ia tidak akan merasa perlu mengintimidasi lawan. Sekali sentil pun musuh melayang. 
Kondisikan diri. 
Intimidation
Jangan ada keraguan. Sadarlah bahwa tidak ada pilihan selain melawan. Jika Anda masih ragu-ragu untuk melawan, maka jangan lakukan! Lawanlah jika Anda memang yakin. Jika belum yakin, maka yakinkanlah diri terlebih dahulu! 

Bersiap untuk apa pun. 
Namanya juga penjahat, mereka sudah terbiasa hidup curang. Anda tidak boleh berpikir bahwa mereka akan datang dengan tangan kosong hanya karena Anda tidak punya senjata. Anda pun sebaiknya berpikir dengan cara mereka. Kalau tiba-tiba ada sebatang linggis melintang di dekat kaki, mengapa harus gengsi? Ambil dan manfaatkan! 

Sadar tempat. 
Jangan mau didesak. Jika tempat Anda berpijak itu ramai, jangan mau di pojokkan ke tempat sepi. Tidak ada salahnya berteriak minta tolong agar penjahat itu diringkus ramai-ramai. 

Perhatikan keadaan sekitar.
Look Around you!!!
Adakah yang bisa dimanfaatkan demi keselamatan pribadi? Jika Anda yakin bisa menaklukkan mereka jika satu lawan satu, tidak ada salahnya lari ke gang yang sempit. Kalau ada tempat gelap yang berbahaya namun Anda sudah hafal luar kepala, tidak ada salahnya lari ke sana dan membereskan lawan-lawan Anda. Seluruh alam bisa digunakan sebagai senjata. Jangan ragu mendorong lawan agar jatuh ke jurang! 

Titik-titik berbahaya. 
Anda tidak perlu berlelah-lelah mengadu otot dengan lawan. Kalau lawan banyak, maka Anda perlu menghemat tenaga. Seranglah daerah-daerah yang berbahaya saja. Mata, kemaluan dan lutut adalah tiga titik penting yang harus Anda ingat baik-baik. Satu serangan kuat ke salah satu dari tiga titik itu sudah bisa menjamin kemenangan. 
Vital Point
Berikut ini adalah tips-tips bela diri praktis yang bisa saya bagi. Barangkali tips-tips di bawah ini terkesan kejam, tapi beginilah keadaan di jalanan yang sebenarnya. 

Pandangan. 
Mata tidak boleh terfokus pada satu bagian dari tubuh lawan. Mata harus bisa melihat seluruh tubuh lawan dengan bahu sebagai titik fokusnya (meskipun tetap tidak terfokus 100% pada bahu). Melihat bahu ada manfaatnya untuk menebak serangan lawan, karena biasanya bahu akan bergerak duluan sebelum menyerang, kecuali jika ia adalah ahli bela diri yang sangat terlatih. Jika mata Anda terfokus pada tangan, maka Anda tidak akan bisa mengawasi kakinya, demikian pula sebaliknya. Seluruh gerakan lawan harus bisa terlihat. Hal ini bisa dilatih, bahkan jika lawan berjumlah lebih dari satu orang. 

Wajah lawan. 

Ya, sebagian besar preman memang jelek. Tapi tidak usah melihat wajahnya, karena yang menyerang adalah tangan dan kakinya, bukan wajahnya. Berhentilah menatap wajahnya. Kalau ia mendekatkan wajahnya, maka segera ambil kesempatan untuk melukai matanya. 

Emosi. 
Jangan terlalu percaya pada mitos Dragon Ball. Manusia yang mengamuk tidak akan bertambah kuat. Serangannya pun akan semakin ngaco. Jika lawan hanya satu, ada baiknya memprovokasi lawan, misalnya dengan meludahi mukanya atau balas memaki. Tidak ada salahnya, ini cuma psy-war. Setelah emosinya terpancing, gerakannya akan menjadi serampangan dan susah terkendali. 

Anting dan telinga.
Jika lawan mengenakan anting, apalagi yang ukurannya besar, maka bersyukurlah! Lawan semacam ini mudah dihadapi jika kita tahu caranya. Cukup dengan menarik anting-anting itu sampai putus, maka dijamin ia akan bersimbah darah dan kesakitan. Tidak akan fatal sampai melenyapkan nyawanya, tapi kemungkinan besar ia akan terlalu sakit untuk meneruskan pertarungan. Siapa suruh jadi penjahat? Oh iya, jika tidak ada anting, daun telinga juga bisa sobek jika ditarik dengan keras. Mengapa tidak? 

Dinding atau selokan. 

Jika di belakang Anda ada dinding atau selokan, ada baiknya memanfaatkannya untuk membenturkan kepala lawan atau melemparnya agar jatuh. Ketika dia menyerang, manfaatkan momentumnya! 

Lutut dan kemaluan. 
Gunakan tendangan hanya untuk menyerang dua titik ini saja. Jika Anda menendang terlalu tinggi, lawan akan mudah menangkisnya. Sebaliknya jika Anda menendang ke bagian yang rendah, biasanya preman yang tidak terlatih bela diri tidak akan sempat mempertahankan diri. Jika lawan melakukan tendangan tinggi, tangkislah dengan tangan sambil menyerang bagian kemaluan atau kakinya yang sedang berpijak di atas tanah. 
Atas-bawah. 

Mata di atas, lutut dan kemaluan di bawah. Lakukanlah serangan tipuan dengan berganti-ganti antara serangan atas dan bawah. Biasanya preman bukanlah ahli bela diri. Jika kita berpura-pura akan menyerang ke arah kepalanya, paling-paling ia akan menyiapkan double cover layaknya petinju. Nah, itulah saat yang tepat untuk menyerang lutut atau kemaluan! Demikian juga jika Anda melakukan serangan tipuan ke arah lutut, dan lawan menyambutnya dengan menurunkan kedua tangannya, Anda tidak perlu ragu untuk menyerang mata atau telinga lawan. 

Tulang kering. 

Jangan terlalu takut pada lawan yang suka menendang. Jika ia mengumbar tendangan, dekati sedikit dan benturkan tulang keringnya dengan otot lengan atau siku Anda. Kemungkinan besar dialah yang akan mengerang kesakitan. 

Jarak. 
Keep the distance
Jika jarak Anda dengan lawan cukup rapat, maka tidak bijaksana untuk memaksakan memukul dan menendang. Gunakan serangan dengan siku dan lutut. Agak jauh sedikit boleh menggunakan pukulan, sedangkan jarak yang lebih jauh lagi mengharuskan Anda menggunakan teknik tendangan. Jarak yang cocok untuk tendangan jangan digunakan untuk menyerang dengan siku, demikian pula sebaliknya. 

Sesuaikan dengan situasi. Jangan berharap akan terjadi kondisi ideal. Andalah yang harus menyesuaikan diri dengan situasi, bukan situasi yang menyesuaikan diri dengan Anda. Lakukan apa yang Anda anggap perlu untuk menyelamatkan diri. Ingat, apa pun sah dalam rangka menyelamatkan diri. Apa pun!

Mudah-mudahan bermanfaat, dan semoga tips-tips ini bisa membantu kita menyelamatkan diri dari bahaya yang diakibatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Amin. - (Angga Visca)
 Kritik dan saran sangat diterima oleh penulis. - regards.